Tue. Aug 16th, 2022

yg saya ketahui di Bangkalan, fasilitas sosial merupakan sebuah teknologi yg berbiak dalam momen ini di Bangkalan.

kini  aku akan tanya siapakah diantara dikau seluruh yang tidak mempunyai dermawan wahana?

line, whatsapp di Bangkalan, facebook, instagram. niscaya dikau semua kepunyaan kesalahan satu diantara yang aku sebutkan sebetulnya. karena kita semua butuh berinteraksi lagi pribadi lain yang mungkin berada jauh disana.

kita bisa menuangkan ide-gagasan saya pada sendiri-pribadi ataupun keluarga yg terdapat pada medsos

saya bisa memposting bagai coretan, film, dll akhirnya pribadi yang jauh disana sanggup tau acara kita tanpa memberitahu mereka secara eksklusif.

terus kita juga bisa berbisnis

menaruh berita

dll

tapi diantara guna-fungsi yg aku sebutkan sebetulnya tentau sama sekali ada buntut negatif yg sangat banyak lagi konsumsi wahana donatur.

terlebih bila netizen maupun teguran pada para konsumen media sosial bukan memakai wahana sosialnya dan cantik.

boleh jadi

pengecohan

kontaminasi nama baik

bullying

banyak menyembul hoaks

dll

aku disini hendak membahas tentang gaya saya menindas media dermawan bersama berdakwah

tahukah dikau, tanpa anda sebagai seseorang da’i yg bertugas membujuk, mendatangi kebaikan. dikau sanggup menjadi seseorang mubaligh yg mengawurkan bajik.

apa itu mubaligh?

mubaligh mampu diartikan sebagai penyampai yang mengangkut sesuatu atau batin (hati) kata lain diklaim dan maestro misi.

perjanjian yang disampaikan dianggap bersama tabligh.

contohnya, dikau menyingkap orasi di youtube maupun wahana donatur lainnya lalu kandungan pesan khotbah tersebut sanggup anda sampaikan kepada bangsa alias tandem-teman terikat maka seketika anda sebagai seorang mubaligh penyampai pesan.

tidak harus memakai pakaian valid untuk menyampaikannya.

jadi pada dasarnya mubaligh saja mengangkut, bila da’i artinya mengajak

seperti contoh anda mengajak badan jatah ke masjid itu yg dinamakan da’i yang sifatnya diklaim dakwah.

nah, mubaligh asing dengan da’i

mubaligh tak disyaratkan dirinya jatah mempunyai keahlian khusus untuk menerkam bakal yg disampaikan.

yg penting dirinya sudah pernah share kepada diri itu telah tabligh dan dirinya menerima pahala amal dari perairan.

hadist muslim 1893 :

من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه

“barangsiapa yang menunjuki pada amal dan sampai-sampai dirinya mau menerima pahala seperti pahala sendiri yg mengerjakannya” (hr. muslim no. 1893).

contohnya anda milik gambaran maupun meskipun berlatih dekat-dekat keutamaan sholat 5 durasi lantas anda share ke facebook misalnya, ada badan ngelihat status anda terus share status anda kemudian di  amalkan. setiap dia menjaga amalannya dikau bakal menerima pahalanya.

 nah kalau anda mampu bergerak cantik, kok sesekali kita menggambar yang bukan bermanfaat?

saya bisa mendata bab-bab yang bagus lewat media penderma saya.

misalnya saya membukukan lis sholat maupun lama sholat, kita belaka mencatat melulu.

subuh arloji sekian, dhuhur jam sekian, ashar jam tangan sekian. diri yg memeriksa status ataupun garisan saya yang awalnya belum sholat lantaran pikun maka mereka kiranya sholat lantaran kita ingatkan lewat sketsa kita.

demikian dia sholat, anda akan mendapatkan pahalanya tanpa dikurangi sedikitpun.

By Lindra