Sun. May 29th, 2022

yang kita ketahui di Bener Meriah, fasilitas dermawan yakni sebuah teknologi yg berkembang pada momen ini di Bener Meriah.

sekarang aku hendak pertanyaan siapakah diantara dikau seluruh yg tidak mempunyai penderma sarana?

line, whatsapp di Bener Meriah, facebook, instagram. pasti dikau seluruh properti dosa satu diantara yang aku sebutkan semula. karena saya semua butuh berinteraksi lalu perseorangan lain yang entah berada jauh disana.

saya sanggup menuangkan gagasan-usul kita kepada badan-sendiri ataupun kerabat yang ada pada medsos

saya sanggup memposting semacam goresan, film, dll sehingga diri yg jauh disana sanggup tau acara kita tanpa memberitahu mereka secara pribadi.

selanjutnya kita jua bisa berbisnis

memberikan pemberitahuan

dll

tapi diantara fungsi-fungsi yg aku sebutkan sedianya tentau belaka ada efek negatif yg sangat banyak dengan konsumsi wahana dermawan.

terlebih bila netizen atau sapaan kepada para pengguna sarana donatur tidak memakai wahana sosialnya dan apik.

barangkali

penipuan

pencemaran nama apik

bullying

meluap mengemuka hoaks

dll

aku disini bakal berdiskusi dekat-dekat metode saya memanfaatkan sarana sosial lagi berdakwah

tahukah dikau, tanpa anda sebagai seorang da’i yang bertugas mengajak, menuju derma. dikau mampu menjadi seseorang mubaligh yg mengawurkan amal.

apa itu mubaligh?

mubaligh mampu diartikan sebagai penyampai yg mengirimkan sesuatu atau berarti (maksud) obrolan lain dianggap bersama spesialis misi.

pesan yang disampaikan disebut dengan tabligh.

contohnya, anda menyingkap khotbah di youtube atau media penderma lainnya kemudian prinsip perjanjian pidato tadi mampu anda sampaikan pada dinasti alias teman-tandem tertambat dan sampai-sampai saat dikau menjadi seseorang mubaligh penyampai peninggalan.

bukan wajib memakai pakaian formal menyampaikannya.

jadi pada dasarnya mubaligh hanya mengangkut, apabila da’i adalah mengajak

seperti contoh dikau membujuk orang ke masjid itu yg dinamakan da’i yang sifatnya dianggap misi.

nah, mubaligh heran dan da’i

mubaligh bukan disyaratkan dirinya memiliki keahlian khusus bagi cengkeram materi yang disampaikan.

yang pokok dia telah share kepada badan itu sudah pernah tabligh lalu dia menerima pahala kebaikan bermula danau.

hadist muslim 1893 :

من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه

“barangsiapa yg menunjuki kepada amal dan sampai-sampai dirinya bakal mendapatkan pahala bagaikan pahala sendiri yg mengerjakannya” (hr. muslim no. 1893).

contohnya dikau milik gambaran maupun meskipun berguru tentang keutamaan sholat lima termin kemudian anda share ke facebook misalnya, terdapat diri ngelihat status dikau lalu share status anda lalu pada  amalkan. setiap dirinya menjaga amalannya anda akan mendapatkan pahalanya.

 nah sekiranya dikau sanggup bertindak baik, kenapa kadang saya menggambar yang tidak bermanfaat?

kita sanggup mendata bab-ayat yg bagus dengan media sosial saya.

contohnya kita menuliskan register sholat maupun tempo sholat, kita belaka mendata melulu.

dini hari jam tangan sekian, dhuhur jam tangan sekian, ashar arloji demikian. badan yang periksa status maupun garisan saya yg awalnya belum sholat lantaran linglung maka mereka kiranya sholat lantaran kita ingatkan dengan sketsa kita.

begitu dirinya sholat, anda bakal menerima pahalanya tanpa dikurangi sedikitpun.

By Lindra